Mengkonstruksi Marjinalisasi: Syariah Penal Code Order 2013 di Brunei melalui Perspektif Constructivism dan Human Rights
Main Article Content
Abstract
Artikel ini menganalisis Syariah Penal Code Order 2013 (SPCO 2013) di Brunei Darussalam sebagai studi kasus marjinalisasi LGBTQ+ dengan mengintegrasikan perspektif human rights dan constructivism, yang memfokuskan pada bagaimana SPCO 2013 tidak hanya merefleksikan norma sosial dan agama, tetapi juga berfungsi dalam menginternalisasi norma seksual tertentu melalui proses norm internalization. Dengan menggunakan metode kualitatif dan analisis dokumen, penelitian ini menunjukkan bahwa SPCO 2013 menginstitusionalisasi diskriminasi sekaligus memproduksi identitas seksual yang dianggap “dapat diterima”, dan marjinalisasi multilapis terhadap kelompok LGBTQ+. Melalui pendekatan konstruktivisme, artikel ini menggambarkan bagaimana hukum berfungsi sebagai mekanisme pembentukan identitas dan legitimasi politik, serta menjelaskan ketegangan antara norma lokal yang terinternalisasi dengan prinsip human rights universal. Temuan ini menyoroti tantangan rekonsiliasi antara nilai universal dan sistem nilai lokal yang sangat mengakar dalam konteks Brunei.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.